Kamis, 28 Juni 2012

BERKAT-BERKAT ROH KUDUS DALAM HIDUP ORANG PERCAYA (2)

Seri Khotbah Tentang "Roh Kudus"

ROH YANG MENGAJAR

Yohanes 14:21-26
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.


Ruang itu sudah penuh dengan tangis saat Sandi memasukinya, semua saudaranya, kerabat, serta jemaat hadir serta tampak sedih. Sandi pun menangis dengan amat sedihnya. Begitulah suasana saat saya menghadiri pemakaman seorang hamba Tuhan yang sangat dikasihi jemaatnya.  Tak hanya keluarganya, hadirin juga menangisi kepergian hamba Tuhan tersebut. Ia memang seorang pelayan Tuhan yang peduli pada orang lain, suka menolong & mengajar orang dengan bijaksana. Tak heran banyak orang yang merasa kehilangan karena tak bisa mendengar pengajarannya lagi


Bagaimana rasanya bila orang yang selama ini peduli pada kita, selalu membimbing & mengajar kita tiba-tiba meninggal? Tentu kita merasa kehilangan seperti Sandi & rasa sedih tak bisa dengan mudah kita tepis. Begitulah saat murid-murid ditinggalkan Yesus. Saat Yesus ada di dunia ini, murid-murid bisa melihat Yesus, Sang Jalan Kebenaran itu. Mereka bisa mendengar pengajaran Yesus tentang Kerajaan Allah, kebenaran & hidup kekal. Tapi saat Yesus naik ke surga mereka tak bisa lagi melihat Yesus & mendengar pengajaran-Nya, dan itu membuat murid-murid-Nya merasa kehilangan & sedih (Yohanes 16:5-6). Tetapi Yesus berkata pada mereka: “lebih berguna jika Aku pergi” (Yohanes 16:7). Karena ketika Yesus pergi, Dia mengutus Roh Kudus datang untuk mengajarkan segala sesuatu pada murid-murid-Nya.

Seseorang pernah berkata pada saya: “alangkah senangnya bila kita hidup pada zaman Tuhan Yesus, melihat-Nya dan mendengarkan pengajaran-Nya.” Kita yang hidup pada masa kini memang tak bisa melihat Tuhan Yesus secara langsung, kita tak bisa melihat-Nya membuat mujizat di jalan-jalan Israel ataupun mendengar Dia mengajar dengan penuh kuasa. Tapi kita tak perlu kecewa atau sedih, sebab saat Roh Kudus yang diutus Yesus datang dalam hidup kita maka kita pun bisa melihat kebenaran, sebab sama seperti Yesus maka Roh kudus pun mengarahkan kita, Roh Kuduslah roh kebenaran (Yohanes 14:17), roh hikmat & pengertian, roh nasihat & keperkasaan, roh pengenalan & takut akan Tuhan (Yesaya 11:2; 40:13-14) yang akan menjadikan kita bijaksana, menjadikan kita cakap mengambil keputusan dan mampu melaksanakan keputusan itu, menjadikan kita mampu mengenal kehendak Allah dan taat kepada-Nya.

Di Universitas-Universitas terkemuka di dunia seperti Oxford dan Harvard, para mahasiswa punya kebiasaan mempelajari lebih dulu sampai habis buku-buku & bahan ajar yang digunakan dosen mereka. Dan tiba waktunya perkuliahan, bila dosen tak mengajarkan sesuatu yang baru, maka mahasiswa akan mengkritik bahkan pada tahap tertentu akan menolak untuk diajar karena terbukti dosen tersebut incapable & incompetent, tidak memiliki pengetahuan yang bisa membuat mahasiswa bertambah pintar & maju. Hal itu tidak membuat sekolah itu mengalami kemunduran tapi justru makin maju & makin terkemuka, sebab hal itu memotivasi para pengajar untuk selalu meng-update & meng-upgrade diri.

Seorang pengajar memang dituntut memiliki pengetahuan yang lebih daripada murid-muridnya. Tetapi, sejenius apapun pengajar, dia tetap manusia yang pengetahuannya terbatas. Tapi tidak demikian Roh Kudus. Sebagai pengajar, pengetahuan & pengajaran Roh Kudus itu tak terbatas, sempurna:
  • Roh Kudus menyingkapkan rahasia tentang Allah & Kristus, yakni rencana, isi hati & pikiran Allah (1Kor. 2:9-11, Yoh. 16:14, Ef.3:4-5). Seorang pengajar akan mengajarkan apa yang ia tahu, sedangkan pengetahuannya sudah pasti ada batasnya. Contohnya, pengajar sepintar apapun pasti sukar untuk mengerti rencana, hati & pikiran Allah bagi anak didiknya. Sebaliknya orang yang didiami Roh Kudus dan yang dengar-dengaran suara Roh Kudus dapat mengerti, ia akan bertindak seperti Allah bertindak, sebab ia memiliki perasaan & pikiran seperti yang dirasakan & dipikirkan Allah. 
  • Roh Kudus menyingkapkan apa yang akan terjadi di masa depan (Luk. 2:26; Kis. 20:23, Kis. 21:11, Yoh. 16:13c). Pengajar manusia tak mampu mengetahui masa depan tapi orang yang penuh Roh Kudus dapat melihat apa yang terjadi di masa depan karena Roh Kudus menyingkapkan baginya.
     
  • Roh Kudus menyingkapkan Firman Tuhan (Neh. 9:20, 1Kor. 2:12). Tidak semua pengajar Alkitab mengerti maksud Tuhan yang terkandung dalam Firman-Nya, salah satu buktinya adalah banyaknya pengajaran sesat dan menyimpang. Maka kita sangat memerlukan Roh Kudus untuk memberikan iluminasi atau penerangan saat kita merenungkan Firman sehingga kita mengerti maksud Tuhan dalam nats yang kita baca.
     
  • Roh Kudus mengingatkan kita pada Firman Tuhan (Yoh. 14:26, Neh. 9:30). Pengajar manusia akan jemu mengingatkan tapi Roh Kudus tak cuma mengajar kebenaran tapi juga tak jemu mengingatkan kita kembali pada Firman-Nya.
     
  • Roh Kudus mengajar kita apa yang harus dikatakan pada penganiaya (Mrk. 13:11, Luk. 12:12). Seorang pengajar yang fasih lidahpun mungkin akan sulit untuk berpikir / berkata-kata dalam keadaan terdesak dan teraniaya, tapi Roh Kudus membantu kita membela diri di hadapan penganiaya dengan menaruh perkataan-Nya di mulut kita sesuai dengan situasi atau kondisi yang kita alami.
     
  • Roh Kudus memampukan kita mengajar & menginjil (1Kor. 12:8, Rm. 15:19, 1Tes. 1:5). Seorang pengajar hanya mengajari kita dan tak mampu memberi kita karunia mengajar. Namun Roh Kudus tak hanya mengajar kita, tapi juga mengaruniai kita kemampuan untuk mengajar dengan hikmat & memberitakan Injil.

Selanjutnya: "Berkat-Berkat Roh Kudus Dalam Hidup Orang Percaya 3"

Oleh: Yesaya Edy S
Tuntunan Hidup Berkemenangan Edisi Juni 2012 

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More